Tampilkan postingan dengan label bbm android. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bbm android. Tampilkan semua postingan

Kamis, 24 Oktober 2013

BBM ‘mengalahkan’ Whatsapp di Google Play

BlackBerry Messenger lintas platform langsung menuai popularitas tinggi. Setelah memuncaki toko aplikasi App Store, kini BBM merangsek di posisi pertama aplikasi gratis yang paling banyak diunduh di Google Play Store, toko aplikasi Android.

Di Play Store, BBM berhasil mengungguli WhatsApp, layanan messaging dari pesaing yang semula menempati ranking pertama. Adapun skor dari review para pengguna untuk BBM di Android mencapai 4.2.

BBM memang menuai rasa penasaran dari para pengguna Android dan iPhone. Sehingga mereka pun ramai-ramai mencobanya.

BlackBerry sendiri telah mengumumkan, download BBM berhasil tembus 10 juta kali hanya dalam 24 jam pertama ketersediannya di platform iOS dan Android.

Namun sempat muncul isu miring bahwa review bagus BBM di Android dipalsukan, mengingat banyaknya kalimat yang mirip antara review satu dengan lainnya. BlackBerry sedang menginvestigasi isu tersebut.

Selasa, 01 Oktober 2013

BBM Lintas Platform Segera Rampung


Produsen ponsel pintar asal Kanada, BlackBerry memperkirakan aplikasi andalannya BlackBerry Messenger (BBM) sudah bisa diunduh oleh pengguna platform Android dan iOS pada pertengahan Oktober mendatang.
"Dalam satu atau dua minggu lagi saya kira sudah bisa. Tapi tim BBM kami terus bekerja 24 jam untuk itu," kata Senior Country Product Manager BlackBerry Southeast Asia, Ardo Fadhola usai peluncuran BlackBerry 9720, di Jakarta, Selasa 1 Oktober 2013.

Seperti diketahui, BlackBerry memutuskan untuk menunda peluncuran resmi BBM lintas platform yang akan tersedia di platform iOS dan Android setelah mengalami masalah teknis pada percobaan peluncurannya 21 September lalu. BlackBerry menyatakan penundaan sementara ini karena mengalami masalah teknis akibat banyaknya aplikasi BBM palsu yang beredar.

Ardo menjelaskan, masalah teknis saat itu terjadi lantaran sempat ada leak version yang belum rampung. Akibatnya, lalu lintas BBM melonjak sehingga mengacaukan stabilitas sistem BlackBerry. "Jadi kami shut-down dulu yang leak versionnya, kemudian lagi kami rolling-out pelan-pelan untuk yang official versionnya," ujar dia.

BlackBerry membuka aplikasi BBM lintas platform ini untuk merebut pasar pengguna iOS dan Android di seluruh dunia yang mencapai 980 juta. Dengan begitu, nantinya BlackBerry bisa menyediakan banyak layanan pada BBM baik gratis maupun berbayar demi meningkatkan keuntungan.
"Kalau marketnya sudah besar kami bisa tawarkan service menarik misalnya developer membangun suatu aplikaasi atau layanan berbayar di BBM," ujarnya.

Meski sudah mantap membuka aplikasi BBM di iOS daan Android, namun Blackberry belum akan masuk ke platform Windows Phone dalam satu hingga dua tahun ke depan. Alasannya, pasar pengguna Windows Phone masih tergolong kecil.
"Saat ini bisa dibilang kami masih sangat sibuk untuk rolling-out di dua platform, iOS dan Android," kata Ardo.

Terkait fokus bisnis BlackBerry ke depan, ia menjelaskan, perusahaan tengah menata ulang fokus bisnis yang dijalani. Mulai tahun ini, BlackBerry sudah tidak lagi meluncurkan produk dengan berbagai varian, dan akan fokus dengan platform BB10.

Tahun depan, lanjutnya, BlackBerry dipastikan hanya akan meluncurkan empat ponsel pintar berupa dua produk kelas menengah ke bawah dan dua produk untuk kelas menengah ke atas.
"Kami mulai mengembangkan bisnis dari berbagai jalur, BBM juga akan jadi salah satu feature bisnis kami, karena itu kami expand dulu sebelum harmonisasi. Device akan lebih fokus pada segmen dan spek tertentu," ujarnya.

Senin, 30 September 2013

Sebelum Umumkan PHK, BlackBerry Beli Pesawat


Minggu lalu, BlackBerry mengumumkan rencana merumahkan 4.500 karyawan atau sekitar 40 persen dari total tenaga kerjanya di seluruh dunia.

Tindakan itu dilakukan menyusul kondisi perusahaan yang terus memburuk. Perusahaan pelopor smartphone asal Kanada tersebut memperkirakan bakal mengalami kerugian sebesar 995 juta dollar AS dalam laporan laba kuartal kedua yang akan diumumkan minggu ini.

Akan tetapi, sebagaimana dikutip oleh AllThingsD dari laporan The Wall Street Journal, dua bulan sebelum mengeluarkan pengumuman yang mencerminkan kesulitan finansial itu, BlackBerry diketahui membeli sebuah pesawat jet pribadi dari jenis Bombardier Global Express Jet untuk keperluan mobilisasi para petingginya.

Besarnya uang yang digelontorkan untuk membeli pesawat jet bekas produksi 2006 itu tidak diketahui, tetapi jenis ini biasanya dihargai antara 25 hingga 29 juta dollar AS atau Rp 286 hingga 332 miliar.

Pesawat jet pesanan BlackBerry dikirim ke tangan pemilik barunya pada Juli lalu, persis di tengah-tengah krisis di mana perusahaan merugi hingga 11 juta dollar AS setiap harinya, menurut The Guardian.

Sebelum membeli pesawat tersebut, BlackBerry sebenarnya sudah memiliki dua jet pribadi dari tipe Dassault Falcon. Jet Bombardier dimaksudkan sebagai pengganti dua pesawat itu, tetapi hal ini pun tak berlangsung lama karena BlackBerry berniat menjual semua pesawat yang dimiliki.

"Dikarenakan situasi bisnis perusahaan, telah diputuskan untuk menjual pesawat itu (Bombardier) dan dua pesawat lama (Dassault) sehingga kami tak lagi mempunyai pesawat," ujar juru bicara BlackBerry, Adam Emery, dalam sebuah pernyataan resmi.

Kesulitan bisnis yang dialami BlackBerry akibat kalah bersaing melawan iPhone dan Android telah memaksa pabrikan tersebut mempertimbangkan sejumlah opsi strategis untuk menyelamatkan diri, termasuk dengan menjual perusahaan.

Pagi ini, konsorsium investor pimpinan Fairfax Financial Holding Limited yang dikomandoi miliarder mantan direksi BlackBerry, Prem Watsa, menyatakan siap memprivatisasi perusahaan tersebut senilai 4,7 miliar dollar AS. Sumber: AllThingsD

BlackBerry Rugi Besar Karena Z10

Kabar buruk kembali datang dari BlackBerry. Perusahaan asal Kanada tersebut mengumumkan bahwa mereka kembali mencatat kerugian.

Dalam laporan keuangan kuartal II yang berakhir pada 31 Agustus 2013, BlackBerry melaporkan kerugian bersih sebesar 965 juta dollar AS atau sekitar Rp 10 triliun.

Pada kuartal II tahun ini, pendapatan BlackBerry sebesar 1,6 miliar dollar AS, turun 49 persen dari kuartal yang sama tahun lalu.

BlackBerry mengungkapkan jumlah perangkat yang berhasil mereka jual pada kuartal tersebut. Jumlahnya sangat mengkhawatirkan, yaitu hanya sebanya 3,7 juta perangkat saja.

Lebih mengecewakannya lagi, sebagian besar dari perangkat yang terjual masih menjalankan sistem operasi BlackBerry 7. Sayangnya, tidak disebutkan secara rinci hasil penjualan perangkat ini.

Dikutip dari Business Insider, Sabtu (28/9/2013), BlackBerry banyak menyalahkan produk BlackBerry Z10 untuk kerugian yang didapatkan. Perangkat komersil berbasis BlackBerry 10 ini kurang mendapat respons positif dari pasar.

Produk yang diharapkan dapat membawa BlackBerry kembali ke masa kejayaannya, malah membuat mereka semakin terpuruk. BlackBerry mengungkapkan, penurunan nilai buku dari Z10 yang tidak berhasil dijual mencapai 934 juta dollar AS.

"Kami sangat kecewa dengan hasil keuangan dan operasional pada kuartal ini dan ada banyak penurunan kinerja seiring dengan semakin ketatnya persaingan di pasar," kata CEO BlackBerry, Thorsten Heins.

Laporan keuangan ini sejalan dengan prediksi BlackBerry beberapa hari lalu. Pada saat itu, mereka menduga bakal terjadi kerugian sebanyak 995 juta dollar AS.

BlackBerry pun bergerak cepat mengatasi buruknya laporan keuangan ini. BlackBerry berencana memberhentikan 4.500 karyawannya atau 40 persen tenaga kerjanya di seluruh dunia. Sumber: Business Insider

Jumat, 20 September 2013

BBM vs WHATSAPP, pilih mana?

BlackBerry Messenger (BBM) akan resmi memasuki toko aplikasi Google Play Android dan App Store iOS pada Sabtu (21/9/2013) dan Minggu (22/9/2013) mendatang.

Selagi aplikasi tersebut "terjebak" di platform Blackberry yang terus terjerembab di tengah persaingan industri mobile, para pesaing seperti Line, KakaoTalk, dan kawan-kawan terus berkembang di iOS dan Android.

Selasa, 17 September 2013

Aplikasi BBM for Android sudah muncul

Jakarta - BlackBerry memang belum resmi merilis BlackBerry Messenger untuk Android, meski begitu sebagian para pengguna 'si robot hijau' sudah bisa menginstal aplikasi tersebut.

BBM untuk Android memang belum bisa didapat di Google Play Store, melainkan beredar melalui forum-forum online seperti xda developer atau crackberry. Banyak anggota yang sudah mencicipi tersebut.

Saat dijajal, Selasa (17/9/2013), file instalasi (APK) BBM untuk Android memang benar bisa digunakan. Namun untuk bisa chatting dengan sesama pengguna BBM tampaknya harus masih bersabar.

Pasalnya, tak semua orang diberikan izin oleh BlackBerry untuk menggunakan aplikasi tersebut, melainkan hanya segelintir orang yang sebagian besar adalah karyawan perusahaan asal Kanada itu.

Pun begitu, berkat bocoran ini paling tidak tergambar seperti apa bentuk BBM untuk Android nanti, mulai dari interface hingga fitur-fitur yang ditawarkan.

BBM untuk Android rencananya akan dirilis BlackBerry pada 20 September 2013. Tapi perlu dicatat, tidak semua perangkat Android bisa menggunakan BBM. Dalam percobaan ini digunakan sistem operasi Android Jelly Bean.

 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | coupon codes